Thrift Store: Peluang Bisnis Menjanjikan di 2020 dengan Modal Kecil

https://lh5.googleusercontent.com/NecKYkllzj3G5Rv2GXQ1jHoTS86_N3J8BDahq9xywwMDPu1c7nf8qpz2Sl9trucIkXfgg6y00E0u-FrJnATe61rqo0h0nQOVGoVqc_NBCB-46GC-Q9xD0fXc1ZHC1Xdxbg7Tc4FK

Pernah nggak sih pengen banget beli baju atau sepatu branded & berkualitas, tapi duitnya terbatas? Nah, beli produk second atau bekas bisa jadi solusinya! Tapi, jangan membayangkan jual beli produk bekas layaknya loakan yang lengkap dengan stereotip kumuh ya. Pasalnya, bisnis jual-beli produk bekas kini semakin apik dan diminati banyak orang. Kini, bisnis satu ini juga dikenal dengan nama thrift store

Kalau dulu, sebelum era belanja online marak, thrift store marak dilakukan di pasar-pasar seperti Pasar Senen atau Pasar Jatinegara yang terkenal dengan penjual pakaian bekas branded nan murahnya. Untuk satu baju bermerk buatan fast fashion industry seperti Zara atau Uniqlo sampai brand populer seperti Adidas, semua tersedia di thrift store dengan harga super miring tapi tetap berkualitas. Tapi, milihnya harus cermat, pintar nawar, dan dicuci bersih dulu sebelum digunakan. 

Thrift sendiri bermakna penghematan. Dalam konteks thrift store, maknanya menjadi: toko untuk berhemat. Kalau di mal, uang Rp 1 juta hanya bisa mendapat 1 – 2 potong maksimal untuk produk branded (pakaian, sepatu, tas). Lain halnya di thrift store, untuk hoodie atau jaket, kamu bisa dapat sekarung dengan uang Rp 1 juta! Peluang bisnis yang menggiurkan buat tambah-tambah penghasilan di tengah pandemi, bukan?

Sekilas tentang thrift store

Dimulai sejak tahun 2013 di mana perdagangan barang bekas dari dalam dan luar negeri mulai populer di Indonesia, saat itu pula thrift store mulai memiliki peminatnya sendiri. Rata-rata barang bekas yang datang dari luar negeri adalah barang dari brand terkenal yang harga orinya ketika masuk Indonesia cukup mahal. Nah, meskipun bekas, namun barang-barang yang masuk ke dalah thrift store umumnya sudah disortir dengan baik dan hanya barang yang kondisinya layak saja yang bisa diperdagangkan. Biasanya, pada baju-baju bekas di thrift store, kamu masih bisa menemui brand baju tersebut pada kerah lehernya. Namun, nggak jarang pula ada satu hingga dua defect pada produk bekas ini. Misalnya: noda, jahitan yang nggak rapi, kancing yang hilang, hoodie tanpa tali, dan masih banyak lagi.

Keunggulan thrift store

  1. Dapat menjadi solusi untuk orang-orang yang mau beli barang berkualitas namun bujetnya minim. 
  2. Penggemar atau pangsa pasarnya bisa dari berbagai kalangan. 
  3. Ramah & baik untuk lingkungan karena membantu meminimalisir sampah pakaian. 
  4. Konsumen dapat menemukan pakaian dengan model unik dan langka. 
  5. Tidak perlu buka toko, sekarang bisa dipasarkan melalui e-commerce atau media sosial seperti Instagram. 
  6. Bagi penjual, bisnis thrift store modalnya kecil namun untungnya besar. Sebagai contoh, kalau beli karungan hoodie bekas bisa dapat lebih dari 30 potong dengan harga Rp 1 juta. Nah, ketika dijual kembali dengan harga Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu saja misalnya, total pendapatan sudah mencapai Rp1,500.000 – Rp2.100.000. 

Produk yang marak dijual di thrift store

Kaos, jeans, dan hoodie adalah produk top yang dijual di thrift store, baik itu di toko konvensional maupun di toko online. Untuk produk pakaian dari brand ternama yang kualitasnya tinggi, biasanya bekasnya pun rata-rata masih berada dalam kondisi baik & tetap kece untuk dijual. Namun, saat ini, produk thrift store juga makin beragam: ada jam tangan, tas, sepatu, buku, sampai produk atau peralatan rumah tangga. Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis thrift store, menentukan produk jenis apa yang ingin dijual wajib dipertimbangkan di awal supaya sesuai target pasar dan penggunaan modal jadi efektif. 

Yang harus dilakukan untuk memulai bisnis thrift store

Tertarik mulai bisnis thrift store? Kamu bisa melakukan langkah berikut: 

  1. Siapkan modal. 
  2. Cari supplier produk bekas yang sesuai & harganya pas. 
  3. Tentukan platform tempat menjual produk bekas yang sudah dibeli. 
  4. Masukkan bujet laundry dan foto ke dalam modal bisnis. 
  5. Tentukan strategi marketing yang tepat sesuai dengan target pasarnya. 
  6. Konsisten & jangan mudah bosan. 

Butuh pinjaman dana cepat untuk modal bisnis thrift store? Yuk coba Kredivo!

Untuk pemula, mengeluarkan modal Rp 2 juta sampai Rp 3 juta untuk bisnis thrift store sudah terbilang cukup. Namun, dengan modal tersebut, platform yang paling efektif dan menguntungkan untuk digunakan adalah platform online seperti e-commerce ataupun media sosial seperti Instagram yang gratis. Kamu bisa membuat akun khusus untuk bisnis thrift store-mu dan mengembangkannya. 

Selain dari tabungan, modal bisnis thrift store juga bisa didapat dari pinjaman dana cepat yang ditawarkan fintech sejenis Kredivo. Sebab, selain bunganya rendah hanya 2,95% per bulan, Kredivo juga menawarkan opsi tenor yang variatif untuk ukuran pinjaman dana cepat yang bisa cair sehari, yaitu 1/3/6 bulan. Limit yang ditawarkan Kredivo bagi pengguna yang daftar juga besar, lho! Maksimal s.d Rp 30 juta untuk pengguna yang daftar akun Premium. 

Kalau sudah terdaftar sebagai pengguna Premium dan memiliki limit, kamu bisa menggunakan fitur pinjaman mini atau pinjaman tunai yang ada di aplikasi Kredivo. Fitur ini akan membantu kamu mencairkan limit menjadi pinjaman. Minimal pinjaman yang bisa diajukan adalah Rp500.000 untuk pinjaman dana cepat mini dan Rp 1 juta untuk pinjaman dana cepat jumbo. Khusus untuk modal bisnis, tidak ada survei ataupun pengajuan proposal yang diperlukan. Cukup klik fitur pinjaman, ajukan sesuai kebutuhan, dan pinjaman bisa cair minimal dalam 1 hari kerja jika sudah disetujui. 

Tertarik mencoba?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *