Diduga Terlibat Pungli Parkir Kawasan Wisata Parapat, Lurah Tigaraja Dicopot

by -23 views

RADARINDO.co.id – SIMALUNGUN : Bupati Simalungun, JR Saragih, member sanksi tegas terhadap Victor Romana Saragih, yakni memberhentikan dari jabatan (non job) sebagai Lurah Tigaraja.

Pasalnya, Victor diduga terlibat melakukan pungutan liar (pungli) yang bekerjasama dengan juru parkir liar di tiga kawasan pariwisata Danau Toba Parapat.

Kepala Dinas (Kadis) Informasi Komunikasi (Infokom) Pemkab Simalungun, Edwin Simanjuntak mengungkapkan, Victor telah mendapatkan pembinaan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Tadi bapak (JR Saragih) langsung instruksikan ditarik ke sekretariat BKD dan dibina,” ujarnya via seluler, seperti dilansir dari Tribun Medan, Rabu (12/6).

Edwin mengakui bahwa Victor telah melakukan kesalahan yang fatal sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Pasal 4 Ayat 2 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Kalau berbuat kesalahan kan harus dibina. Setiap PNS dilarang menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan menggunakan wewenang orang lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, Unit Jatanras Polres Simalungun mengamankan 13 pelaku yang melakukan juru parkir (jukir) liar di tiga kawasan wisata Danau Toba Parapat, Minggu (9/6) dan Senin (10/6), tepatnya di daerah Lapangan Parkir Open Stage Pagoda Parapat, Lapangan Parkir Pesanggarahan Bung Karno, dan Pantai bebas Parapat.

Kanit Jatantas Polres Simalungun, Iptu Hengky Siahaan mengungkapkan, para pelaku merupakan bukan petugas Jukir resmi dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Pelaku melakukan pengutipan parkir kendaraan dengan harga yang tinggi. Untuk sepedamotor, para pelaku mematok tarif hingga Rp10 ribu, dan untuk roda empat serta enam mencapai Rp 20 ribu.

“Kita amankan karena kutipannya terlalu tinggi. Gak pakai karcis. Memang pungutan liar. Ada yang Sepmor Rp 10 ribu, mobil ada Rp 20 ribu. Itulah pengakuan mereka,” ujarnya. (KRO/RD/Trb)