Mantan Presiden Pakistan Ditahan Badan Anti Korupsi

by -4 views

RADARINDO.co.id – Badan anti korupsi Pakistan, Biro Akuntabilitas Nasional NAB, menangkap mantan Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, di rumahnya di Islamabad, Senin (10/6) lalu.

Tokoh politik itu diduga terlibat kasus pencucian uang yang menyebabkan ratusan juta dolar disedot keluar dari negara itu. Zardari didampingi anak perempuannya telah mengajukan keberatan ke Mahkamah Agung, namun ditolak.

Zardari dan saudara perempuannya menghadapi tuduhan, mengoperasikan rekening bank palsu untuk pencucian uang. Keduanya menyangkal tuduhan ini, dan lewat partainya PPP balik menuduh pemerintah saa ini di bawah Perdana Menteri Imran Khan melakukan “viktimisasi politik”.

Badan anti korupsi Pakistan telah menangkap beberapa tokoh politik dan pengusaha dengan tuduhan korupsi sejak Imran Khan berkuasa tahun lalu. Penangkapan Zardari terjadi setelah pengadilan Islamabad menolak permintaan perpanjangan jaminan dari Zardari dan saudara perempuannya, yang juga dituduh terlibat dalam kasus tersebut tetapi belum ditangkap.

Tahun lalu, pihak berwenang Pakistan menemukan beberapa “rekening gendut” penuh uang, tetapi atas nama beberapa warga miskin. Rekening-rekening itu kemudian tiba-tiba dikosongkan. Bulan September tahun lalu, Mahkamah Agung Pakistan membentuk komisi investigasi, dan menemukan bahwa setidaknya 400 juta dolar telah ditransfer melalui “ribuan akun palsu.”

Asif Ali Zardari adalah politisi teras, suami mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto yang terbunuh. Dia menjabat sebagai presiden dari 2008 hingga 2013. Dia sebelumnya telah meringkuk selama 11 tahun di penjara atas tuduhan korupsi dan pembunuhan sebelum menjadi presiden. Meskipun dia tidak pernah diproses di pengadilan dan tetap membantah melakukan kejahatan yang dituduhkan. (KRO/RD/RPA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *