Utusan AS Desak Hentikan Penumpasan Berdarah

by -10 views

RADARINDO.co.id KHARTOUM : Seorang diplomat senior Ame­­rika Serikat (AS) akan bertolak ke Sudan pekan ini guna mendesak penghentian penum­pasan berdarah terhadap demons­tran, kata Washington, Selasa (11/6) saat kampanye pembang­kangan sipil nasional menantang dewan militer berkuasa di negara Afrika itu.

Tibor Nagy, asisten menklu AS urusan Afrika berencana bertemu dengan para anggota baik dari ke­pemimpinan militer maupun pemim­pin demonstran di Khartoum, kata Departemen Luar Negeri.

Dia akan melakukan lawatan itu hari ini, Rabu (12/6) dan juga mengunjungi Ethiopia untuk mem­bahas krisis Sudan dengan penguasa regional dan juga Uni Afrika.

Pada perkembagnan lain dilapor­kan, oposisi Sudan beren­cana mencalonkan delapan ang­gota­nya buat Dewan Peralihan dan menunjuk ahli ekonomi ter­kemuka untuk memim­pin peme­rintah, kata seorang pemim­pin aliansi pemrotes dan kelompok oposisi pada Senin.

Rencana itu, yang tampaknya dilandasi atas usul Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed yang diajukan selama kunjungan penengahan ke Khartoum pekan lalu, dapat mem­bantu mengatasi kebuntuan komuni­kasi antara penguasa militer dan oposisi sipil di negeri tersebut dalam upaya menyepakati peralihan menu­ju demokrasi.

Abiy mengunjungi Khartoum dalam misi penengahan. Dalam kunjungan tersebut, dia mengu­sul­kan dewan peralihan berang­gotakan 15, yang terdiri atas de­lapan sipil dan tujuh perwira militer untuk me­mimpin negeri itu menuju demo­krasi.

Ketegangan telah menyebar di Su­dan sejak pasukan keamanan dengan kekerasan membubarkan kamp protes di Khartoum Tengah satu pe­kan lalu, sehingga mene­waskan pu­luhan pemrotes. Opo­sisi telah menanggapi dengan mengu­mumkan pembangkangan sipil yang telah berlangsung di ibu kota Sudan. (KRO/RD/ANS)