4 Korban Tewas Tersambar Petir di Simalungun Dikebumikan

by -246 views

RADARINDO.co.id : Peristiwa petir yang menyambar tujuh orang di salah satu gubuk yang berada di ladang milik Moses Pakpahan, Dusun Parluasan Nagori Huta Raja Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga.

 

Keempat korban yang meninggal dimakamkan di satu tempat yang sama di Pemakaman umum Dusun Parluasan, Nagori Huta Raja, Kecamatan Purba. 

Adapun keempat korban yang meninggal yakni Erbinjekson Sirait (49) Carles Bonar H Sirait (20), Janfrisman P Purba (20) dan Rameyani Damanik (16). Sedangkan korban luka-luka adalah Lenni Sandriati Damanik (47), Rosliana Damanik (59) dan Dermi Siagian (40).

 

Suasana haru pun menyelimuti rumah duka seiring isak tangis anggota keluarga serta kerabat keempat korban saat mengikuti prosesi pemakaman. 

Saat petir menghantam gubuk, korban meninggal ada 4 orang dan 3 orang selamat. Meninggalnya 4 korban dalam peristiwa langka dirundingkan keluarga dan tokoh adat setempat agar jenazah ditempatkan dalam satu gedung rumah duka, tepatnya di GKPS Huta Raja.

 

Ribuan masyarakat hadir melayat sebagai bentuk sikap berduka cita. Suasana pun membuat air mata tak terbendung, bersaut-sautan isak tangis pecah di tengah keluarga para korban dan sebagian pelayat.

Kapolres Simalungun, AKBP M Liberty Panjaitan SIK MH, didampingi Kabag Sumda Kompol Kitaman Manurung dan Kapolsek Purba AKP Poltak Simatupang, di sela-sela tugas juga berkesempatan datang melayat. Kapolres Simalungun menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga yang di tinggalkan untuk tetap tabah menjalani kehidupan dan jangan berlarut dalam kesedihan.

Sedangkan, Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM bersama Sekdakab Simalungun Drs Gidion Purba dan para Kepala OPD Pemkab Simalungun, juga datang melayat.

Tiba di lokasi, Bupati tak mampu menyembunyikan kesedihannya melihat keempat korban yang sedang ditangisi oleh pihak keluarganya. Bupati mengatakan bahwa kehidupan dan kematian merupakan hak Tuhan. Sebagai manusia, hanya bisa menjalani dan berserah kepada-Nya.

“Tentu banyak kenangan yang sudah dialami oleh keluarga bersama almarhum, namun semuanya kita harus berserah kepada Tuhan. Semoga keluarga kita ini ditempatkan pada tempat yang terbaik disisi-Nya, serta bagi kita keluarga yang ditinggalkan dapat sabar dan tabah menerima cobaan ini,” ujar Bupati. (KRO/RD/IDN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *