Pemerintah Didesak Keluarkan Larangan Rokok Elektronik

by -5 views

RADARINDO.co.id – JAKARTA: Sebanyak 13 lembaga swadaya masyarakat (LSM) organi­sasi profesi kesehatan dan lembaga masyarakat, mendesak Peme­rintah Indonesia untuk menerbitkan peraturan pelarangan atas dasar prinsip kehati-hatian terhadap rokok elektronik.

“Pendekatan itu ditempuh Singapura dengan pertim­bangan prinsip kehatian-hatian,” demikian bunyi siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (14/5).

Desakan pelarangan rokok elektronik dimaksudkan untuk memberikan perlin­dungan kepada masyarakat Indonesia dari bahaya rokok elektronik.

Ketua Kelompok Kerja Masalah Rokok Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Feni Fitriani mengatakan, rokok elektro­nik bukan tidak berbahaya dan tetap me­ngandung bahan-bahan kimia yang berdam­pak pada kesehatan.

“Rokok elektronik mengandung nikotin, bahan penyebab kanker seperti propilen glikol, gliserol dan nitrosamine, dan bahan beracun lainnya yang merangsang iritasi juga peradangan serta kerusakan sel,” tuturnya.

Selain pelarangan terhadap rokok elektronik, 13 organisasi tersebut juga men­desak pemerintah untuk menghapus cukai rokok elektronik. Pelarangan rokok elektronik juga ber­dasarkan beberapa penelitian yang me­nyimpulkan potensi rokok elektronik sebagai alat dalam menggunakan narkoba, baik narkoba tradisional maupun narkoba jenis baru.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah memberikan rekomendasi bahwa rokok elektronik tidak boleh dipakai untuk terapi berhenti merokok. (KRO/RD/ANS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *