KPID Sumut Minta Televisi dan Radio Taati Regulasi Penyiaran Pemilu

by -0 views

RADARINDO.co.id – MEDAN : Dalam rangka pengawasan pemberitaan dan penyiaran iklan kampanye Pemilu 2019 di daerah memasuki masa tenang. Terkait hal itu, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut mengeluarkan surat edaran No 3 /PENYIARAN/02/Tahun 2019, yang ditujukan kepada seluruh stasiun televisi dan radio untuk taat serta tunduk pada regulasi penyiaran, khususnya yang berkaitan dengan tahapan demi tahapan agenda Pemilu 2019.

KPID Sumut melalui siaran persnya yang disampaikan Ketua KPID Sumut, Parulian Tampubolon SSn, Minggu (14/4), meminta kepada semua lembaga penyiaran di wilayah layanan Provinsi Sumatera Utara agar tidak lagi menyiarkan kegiatan-kegiatan peserta pemilu atau materi iklan kampanye Pemilu 2019. Hal itu terhitung 3 hari sebelum masa pencoblosan, seperti kegiatan-kegiatan pasangan capres cawapres, maupun partai politik selama masa tenang 14 April 2019 hingga masa pencoblosan 17 April 2019 mendatang.

“Jadi selama masa tenang, siaran radio maupun televisi harus benar-benar bersih dari kegiatan-kegiatan siaran kampanye dan iklan kampanye,” ujar Ketua KPID Provsu Parulian Tampubolon SSn.

Dia menambahkan, televisi dan radio juga dilarang menyiarkan ulang materi debat kampanye pasangan capres-cawapres yang berlangsung 13 April 2019 lalu dan KPID akan bertindak tegas serta memberikan sanksi bila ada lembaga penyiaran yang melanggar.

Untuk mengawasi kegiatan penyiaran yang dilakukan radio dan televisi di wilayah layanan Sumut, KPID telah melakukan pemantauan atau monitoring selama 24 jam yang melibatkan tim pemantau dan bekerjasama dengan masyarakat melalui Forum Masyarakat Peduli Penyiaran Sehat (FMPPS) yang dibentuk di setiap kabupaten/kota. Pemantauan dan monitoring juga melibatkan sejumlah tenaga ahli, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidikan yang membantu menganalisis konten siaran. (KRO/RD/SIB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *