22 Nelayan Aceh yang Ditangkap Tentara Myanmar Dipulangkan

by -0 views

RADARINDO.co.id – BANDA ACEH : Sebanyak 22 orang nelayan asal Aceh Timur, Aceh yang ditangkap Tentara Angkatan Laut Myanmar, akhirnya dipulangkan. Sedangkan nakhoda kapal, masih ditahan untuk menjalani persidangan.
Para nelayan yang tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh, Senin (15/4) itu, disambut Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan sejumlah pejabat lainnya.
Usai mendarat, mereka sempat berbincang-bincang dengan pejabat Aceh di ruang VVIP Bandara SIM. Setelah itu, mereka diantar ke kampung halaman masing-masing.
“Nelayan yang dipulangkan hari ini berjumlah 22 orang. Satu orang nahkoda masih ditahan karena harus menjalani proses persidangan di Myanmar,” kata Seketaris Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah kepada wartawan.
Menurutnya, pemulangan para nelayan yang memasuki wilayah Myanmar ini dilakukan setelah Pemerintah Indonesia melobi Pemerintah Myanmar. Selain itu, mereka dipulangkan karena hubungan baik antar dua negara.
“Ini kita lobi secara intens. Kami berharap kedepan tidak ada lagi kasus seperti ini. Para nelayan yang melaut harus memperhatikan batas wilayah,” jelas Devi.
Para nelayan yang berangkat melaut dari Aceh Timur, Aceh ini ditangkap Tentara Angkatan Laut Myanmar pada 6 Februari lalu. Mereka diduga masuk ke Perairan Myanmar karena kompas kapal rusak.
Penangkapan dilakukan di wilayah laut Myanmar dekat Pulau Zardatgyi di Kotapraja Kawthoung, Wilayah Taninthayi. Mereka diciduk tentara angkatan laut yang tengah berpatroli di lokasi. (KRO/RD/WPD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *