RADARINDO.co.id : Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, menghadiri acara silaturrahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kautsar Al Akbar di Jalan Pelajar Timur nomor 264, Medan, Selasa (12/3).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menilai, pondok pesantren merupakan samudera ilmu pengetahuan yang memiliki santri dan santriwati yang berkualitas serta unggul di bidang agama.

Selain mengajarkan ilmu tentang nilai-nilai agama, pondok pesantren juga mengajarkan ilmu yang berguna bagi pembangunan negara Indonesia.

Panglima mengatakan, pondok pesantren berbeda dengan di pendidikan umum. Di pondok pesantren juga terlihat adanya hubungan yang erat antara pengasuh dengan para kyai. Sehingga para santri tidak hanya ditempa menjadi santri yang cerdas dan berkualitas, namun juga berakhlak ukhwatul Kharimah, katanya.

Hadi meminta kepada seluruh santri dan masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan berita bohong atau berita hoax yang bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Paradoks juga kehadiran revolusi industri 4.0 mengancam buat kita. Banyak berita hoax atau berita bohong yang bisa kita terima hampir setiap menit. Tapi, jangan sampai informasi yang kita sampaikan justru bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa ini,” ujarnya.

Sementara, Pimpinan pondok pesantren Al Kautsar Al Akbar, Buya Syekh H Ali Akbar Marbun mengajak seluruh umat beragama turut mendoakan Kapolri dan panglima agar sehat-sehat dalam menjaga keamanan negara ini. (KRO/RD/WPD)