RADARINDO.co.id : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengumumkan, tim satuan tugas gabungan Fleet One Quick Response (F1QR), berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster dengan nilai sebesar Rp 37,2 miliar.

Penggagalan penyeludupan benih lobster sebanyak 245.102 ekor di perairan Pulau Sugi, Batam Kepulauan Riau berhasil dilakukan Tim F1QR, setelah melakukan pengejaran penangkapan dan penyelidikan.

“Saya mengapresiasi sinergisitas dan kerjasama yang baik petugas di lapangan, sehingga berhasil menggagalkan tindakan ilegal penyeludupan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, di kompleks kediaman menteri Widya Chandra, Jakarta, Rabu (13/3).

Menurut Menteri Susi, nilai benih lobster yang berhasil diselamatkan tim gabungan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam, Intel Koarmada I dan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I tersebut sangat besar, bahkan yang terbesar dalam sejarah. “Ini adalah tangkapan terbesar dalam sejarah kita,” tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan, benih lobster dimasukan ke dalam 44 coolbox styrofoam dan dikemas dalam 1.320 kantong plastik. Pada 41 coolbox styrofoam berisi 235.438 ekor benih lobster jenis pasir, tiga coolbox berisi 9.664 ekor benih lobster mutiara, yang keseluruhannya berasal dari Lampung, Bengkulu, dan Jambi. (KRO/RD/WPD)