RADARINDO.co.id : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Rini Soemarno, mengatakan bahwa aset BUMN saat ini mencapai Rp8.100 triliun, dan menunjukan peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan akhir 2014 yang hanya Rp5.200 triliun.

“Aset BUMN di akhir tahun 2014 yaitu Rp5.200 triliun dan sekarang di akhir tahun 2018 sudah mencapai Rp8.100 triliun jadi hampir naik dua kali lipat,” kata Menteri Rini di Cirebon, Kamis (6/3), saat menjadi pembicara workshop enterpreneur santri di Pesantren Buntet.

Menurutnya, dengan kenaikan aset BUMN tersebut, juga membuat keuntungan BUMN meningkat tajam, dimana pada akhir tahun 2018 keuntungannya mencapai Rp188 triliun.

Sementara lanjut Rini, untuk keuntungan BUMN ditahun 2014 yaitu Rp174 triliun. Kenaikan tersebut tidak lepas dari peran semuanya termasuk doa para kyai dan santri.

“Tapi untuk di tahun 2018 masih prognosa dan Insya Allah masih tinggi lagi, karena auditnya belum selesai jadi kenaikannya cukup besar,” ujarnya.

Rini mengatakan, Kementerian BUMN sendiri membawahi sebanyak 143 perusahaan dan ini akan terus ditingkatkan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Presiden Jokowi.

Dimana lanjut Rini, Presiden menginginkan BUMN semakin kuat agar bisa mensejahterakan masyarakat dan juga bisa membangun Indonesia.

Menurutnya capain dari BUMN itu bukan hanya keuntungan dan asetnya saja, akan tetapi apa yang sudah dibangun oleh BUMN, seperti jalan tol, dimana pada awal Indonesia merdeka hingga akhir 2014 itu hanya terbangun 720 km.

“Sedangkan untuk pembangunan jalan tol pada pemerintahan Jokowi oleh kami BUMN dari permulaan 2015 sampai akhir 2018 sudah sepanjang 780 km,” kata Rini. (KRO/RD/MD)